NUSA TENGGARA BARAT — Skotlandia tiba di turnamen sebelumnya dengan lebih banyak pertanyaan ketimbang jawaban. Rentetan hasil minor dan sejumlah pemain yang kelelahan menjadi momok. Namun, dua kemenangan meyakinkan di Amerika Serikat pekan lalu menghapus keraguan itu. Kini, skuad berjuluk Tartan Army itu datang dengan kepercayaan diri yang melonjak.
Lawrence Shankland menjadi salah satu aktor di balik perubahan positif ini. Striker anyar Rangers itu mencetak tiga dari empat gol kemenangan Skotlandia atas Bolivia di New Jersey. Ketajamannya membuat pelatih Steve Clarke mulai beralih dari kebiasaan memainkan satu penyerang tengah murni.
“Kami hampir seperti klub di ruang ganti. Banyak wajah-wajah familiar yang sudah lama bermain bersama,” ujar Shankland usai pertandingan. Ia mengaku sempat frustrasi karena gagal memanfaatkan peluang dari umpan Kieran Tierney yang bisa membuat skor menjadi 5-0.
Kombinasi Shankland dan Che Adams kini diprediksi menjadi duet utama saat melawan Haiti. “Saya tidak akan pernah menganggap diri saya pasti bermain. Yang bisa saya lakukan adalah memberikan yang terbaik setiap kali turun ke lapangan,” tambah pemain berusia 30 tahun itu.
Masalah terbesar Clarke justru datang dari banyaknya opsi di lini tengah. Scott McTominay, Ryan Christie, John McGinn, Lewis Ferguson, dan Ben Gannon-Doak bersaing ketat untuk mengisi empat posisi starter. McTominay hampir pasti menjadi pilihan utama, sementara Gannon-Doak dengan kecepatan eksplosifnya dianggap sebagai aset berharga.
Di sektor bek sayap, Aaron Hickey dan Andy Robertson diproyeksikan menjadi starter. Sementara itu, duet bek tengah Grant Hanley dan Jack Hendry serta kiper Angus Gunn masih menjadi pilihan utama meski belum benar-benar diuji oleh lawan seberat Haiti.
Shankland mengakui bahwa kegagalan di masa lalu menjadi motivasi. “Saya hanya berusia tiga tahun saat Skotlandia terakhir kali tampil di Piala Dunia. Ini sudah lama sekali. Kegembiraan di antara para pemain luar biasa,” katanya.
Ia juga buka suara soal musim yang penuh gejolak. Gagal membawa Hearts meraih gelar juara domestik dan kepindahannya ke Rangers sempat menjadi beban pikiran. “Tapi ketika Anda memiliki euforia Piala Dunia untuk dinanti, Anda bisa move on dengan cepat. Saya hanya perlu memarkir kekecewaan itu,” tutup Shankland.
Skotlandia akan menjalani pemusatan latihan di Charlotte sebelum bertolak ke Boston untuk pertandingan pembuka grup melawan Haiti akhir pekan ini.