NUSA TENGGARA BARAT — FireCuda X Vault menggunakan interface USB-C (USB 3.2 Gen 1, 5Gbps) dan membutuhkan daya 15W dari port host. Dimensinya 198 x 53 x 132mm dengan bobot 1.290 gram. Meski dipasarkan untuk gamer, tampilannya lebih minimalis ketimbang periferal gaming kebanyakan. Desainnya disebut cocok dipadukan dengan casing Asus ProArt desktop.
Keunggulan utama ada pada sistem bus-powered. Cukup satu kabel USB-C sepanjang 50cm untuk data dan daya, mengurangi kekacauan kabel di meja kerja. Fitur ini juga memudahkan pemindahan drive antar mesin saat memindahkan file berukuran besar.
Dalam pengujian menggunakan CrystalDiskMark, ATTO, AS SSD, dan AJA, drive mencatat kecepatan baca sekitar 214 MB/s dan tulis 207 MB/s. Angka ini konsisten selama tiga hari sesi editing video. Untuk hard drive mekanis, performanya tergolong sangat baik dan bisa dipakai sebagai working drive ringan, bukan sekadar tempat penyimpanan pasif.
Namun, kelemahan terlihat saat memindahkan data dari kartu CFexpress Type B. Proses offload 1,5TB footage 4K dari Canon EOS R5 C memakan waktu sekitar dua jam. Sebagai perbandingan, SSD portabel hanya butuh sepuluh hingga dua belas menit untuk volume data yang sama.
Seagate menyertakan aplikasi Toolkit untuk manajemen backup, tapi aplikasi ini hanya kompatibel dengan Windows. Pengguna Mac tidak bisa memanfaatkannya dan harus menyiapkan solusi cadangan sendiri. Ini menjadi catatan penting mengingat drive diuji pada MacBook Pro M1 Max yang menjalankan Final Cut Pro X dan Premiere Pro.
Selain itu, drive ini dijual sebagai unit tunggal (solo drive), tanpa opsi RAID atau redundancy bawaan. Performa offload data juga masih kalah cepat dibanding SSD, terutama untuk pengguna yang rutin menangani kartu memori berkapasitas besar.
Seagate FireCuda X Vault 8TB dijual langsung dari situs Seagate seharga 270 dolar AS di Amerika Serikat dan £280 di Inggris. Model 20TB belum tersedia saat artikel ini ditulis. Belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan di pasar Indonesia.
FireCuda X Vault cocok untuk kreator video dan fotografer yang membutuhkan penyimpanan desktop berkapasitas besar dengan harga terjangkau. Performa baca/tulis yang stabil dan desain bus-powered menjadi nilai jual utama. Namun, pengguna yang sering memindahkan data dalam jumlah besar dari kartu memori profesional sebaiknya tetap mempertimbangkan SSD portabel sebagai pendamping.