PLN Sambung Listrik ke 96 Desa Terpencil di Sulut, 3 Pulau Pakai PLTS Tenaga Surya

Penulis: Taufik Rahman  •  Kamis, 04 Juni 2026 | 12:09:31 WIB
PLN sambungkan listrik ke 96 desa terpencil di Sulawesi Utara dalam dua tahap.

NUSA TENGGARA BARAT — PLN Unit Induk Distribusi Suluttenggo akan mengerjakan proyek ini dalam dua tahap. Tahap I mencakup 82 lokasi, disusul Tahap II sebanyak 14 lokasi. Seluruh titik tersebar di daerah terpencil dan kepulauan yang selama ini belum tersentuh jaringan listrik konvensional.

Keputusan ini ditegaskan dalam pertemuan antara Gubernur Sulut Yulius Selvanus dan General Manager PLN UID Suluttenggo di Manado, Rabu (3/6/2026). Program Lisdes sendiri merupakan penugasan resmi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Tiga Desa Kepulauan Dapat PLTS, Solusi untuk Medan Sulit

Untuk wilayah kepulauan yang sulit dijangkau kabel distribusi, Pemprov Sulut dan PLN akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di tiga desa: Beeng Darat, Kahakitang, dan Para. Langkah ini menjadi solusi konkret mengingat medan kepulauan yang tidak memungkinkan pemasangan tiang dan kabel konvensional.

"Dengan mengalirnya arus listrik ke desa-desa, pemerintah membuka jalan bagi anak-anak untuk belajar dengan layak dan membantu pelaku UMKM mengembangkan usaha," ujar Gubernur Yulius Selvanus dalam audiensi tersebut.

Pemprov Jamin Perizinan Cepat dan Bebaskan Lahan

Salah satu hambatan terbesar proyek infrastruktur di daerah terpencil adalah birokrasi perizinan dan sengketa lahan. Menyadari hal itu, Pemprov Sulut memberikan jaminan dukungan penuh kepada PLN. Pemerintah daerah berkomitmen mempercepat seluruh proses perizinan, termasuk memfasilitasi pembebasan jalur jaringan listrik (Right of Way/ROW) untuk menghindari gesekan sosial di lapangan.

Tak hanya itu, Pemprov juga siap memfasilitasi hibah lahan untuk infrastruktur PLTS, memberikan kemudahan akses jalan dan jembatan, hingga mengerahkan alat berat di lokasi dengan tingkat kesulitan medan tinggi.

Target: Tak Ada Lagi Warga Sulut Tertinggal

Gubernur Yulius menegaskan tidak boleh ada warga Sulut, khususnya di wilayah terpencil dan pulau terluar, yang tertinggal dari kemajuan akibat keterbatasan akses energi. Sinergi antara pemerintah daerah dan PLN ini diharapkan menjadi lompatan besar untuk mencapai target elektrifikasi menyeluruh di Provinsi Sulawesi Utara.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Tahlis Gallang, para Asisten Sekda, serta Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulut. Dengan rampungnya proyek ini, lebih dari 90 desa yang selama ini bergantung pada penerangan darurat atau genset mahal bakal menikmati listrik andal dari jaringan PLN.

Reporter: Taufik Rahman
Sumber: komentar.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top