NUSA TENGGARA BARAT — Honda Thailand baru saja membuka masa pemesanan untuk City terbaru yang mengalami facelift. Model ini hadir dalam dua pilihan bodi sekaligus, sedan dan hatchback, seperti yang sudah menjadi ciri khas pasar Thailand sejak generasi sebelumnya. Yang menarik, komposisi varian kini berubah drastis — hybrid menjadi tulang punggung lini City.
Perubahan paling kentara ada di bagian depan. Lampu LED kini lebih sipit dengan grille honeycomb yang lebih ramping. Varian RS, yang identik dengan lencana merah khas Honda, mendapat treatment bemper bawah yang berbeda. Sementara itu, profil samping City tidak berubah sejak 2019.
Di belakang, lampu LED mendapat lensa bening dengan latar abu-abu gelap. RS juga dibedakan dengan diffuser palsu yang lebih besar, meski knalpotnya tetap bersembunyi di bawah bemper. Honda menambahkan dua warna baru untuk RS, yaitu Belzing Red dan Urban Grey dengan efek pearl.
Pembaruan terbesar di kabin adalah hadirnya layar infotainment 10 inci pada varian atas. Model entry-level mendapat unit yang lebih kecil, tapi integrasinya ke dashboard lebih rapi. Fitur baru lainnya mencakup pencahayaan ambient, kamera 360 derajat, pengisi daya nirkabel, dan kaca spion tengah yang otomatis meredup.
Untuk sedan, tersedia pilihan jok interior abu-abu Platinum Gray yang hanya bisa didapatkan jika memilih warna eksterior Meteoroid Gray Metallic atau Crystal Black Pearl.
Ini perubahan paling signifikan. Dari lima varian yang ditawarkan — S, V, SV, dan RS — hanya varian S yang masih menggunakan mesin turbo 1.0 liter tiga silinder VTEC dengan CVT. Tiga varian lainnya, V, SV, dan RS, hanya tersedia dalam bentuk e:HEV hybrid.
Mesin hybrid City menggunakan kombinasi mesin bensin 1.5 liter naturally aspirated dengan motor listrik. Tenaga gabungannya mencapai 125 hp, sedikit di atas varian turbo yang menghasilkan 120 hp. Honda belum merinci spesifikasi detail sistem hybrid ini untuk versi facelift.
Honda Thailand sudah membuka pendaftaran minat untuk City facelift. Pemesanan resmi akan dimulai pada 1 Juli, dengan pengiriman perdana ditargetkan pada 31 Agustus. Harga resmi belum diumumkan, tapi diperkirakan masih berada di kisaran ?599.000–829.000 atau sekitar Rp 267–370 juta.
Dominasi hybrid di City facelift Thailand bisa menjadi sinyal untuk pasar negara tetangga. Selama ini, City hybrid sudah dijual di Thailand sejak generasi sebelumnya, tapi porsinya belum sebesar ini. Jika strategi ini berhasil, bukan tidak mungkin model serupa akan diadopsi di pasar lain, termasuk Indonesia yang masih bergantung pada mesin bensin.
Pertanyaan besarnya, apakah konsumen di Asia Tenggara siap membayar lebih untuk teknologi hybrid di segmen City car? Jawabannya akan mulai terlihat dari angka pemesanan City facelift di Thailand mulai Juli nanti.
Tidak. Sistem e:HEV yang digunakan masih sama dengan generasi sebelumnya, yaitu kombinasi mesin 1.5 liter NA dengan motor listrik. Belum ada perubahan pada output tenaga atau kapasitas baterai.
Belum ada konfirmasi dari Honda Prospect Motor. Thailand biasanya menjadi salah satu pasar pertama untuk City facelift di Asia Tenggara, jadi kemungkinan Indonesia akan menyusul dalam beberapa bulan ke depan, namun dengan kemungkinan komposisi varian yang berbeda.