NUSA TENGGARA BARAT — Pemerintah tidak hanya menyiapkan pemimpin BUMN melalui forum retorika. Di Hambalang, 400 kandidat potensial digembleng langsung oleh Presiden Prabowo dengan satu pesan tegas: hentikan kebocoran kekayaan negara. Setiap rupiah yang dikelola BUMN harus produktif, tidak boleh ada celah bagi praktik yang merugikan keuangan negara.
Di sisi lain, BPI Danantara diposisikan sebagai kendaraan investasi raksasa (sovereign wealth fund) yang akan mempercepat hilirisasi dan industrialisasi. Lewat Danantara, pemerintah ingin memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global, bukan sekadar menjadi pemasok bahan mentah.
Pemerintahan Prabowo juga mencatat percepatan di sektor pangan. Swasembada beras mulai terwujud, ditandai dengan pembangunan gudang pangan strategis dan proyek cetak sawah di Papua Selatan. Capaian ini muncul di tengah situasi global yang penuh konflik dan ketidakpastian geopolitik, membuat ketahanan pangan menjadi prioritas mutlak.
Bersamaan dengan itu, Program 3 Juta Rumah mulai menunjukkan hasil nyata. Hingga Mei 2026, hampir 1 juta unit rumah telah tercatat dalam basis data pemerintah. Subsidi cicilan baru dan pembangunan hunian vertikal di kota-kota besar mulai direalisasikan untuk menjangkau masyarakat berpenghasilan rendah.
Bagi petani di Papua Selatan, proyek cetak sawah berarti akses lahan garapan baru yang bisa meningkatkan hasil panen. Bagi keluarga muda di Jakarta dan Surabaya, program rumah subsidi vertikal menjadi angin segar di tengah harga properti yang terus meroket.
Pemerintah menargetkan program ini tidak hanya menjadi angka di atas kertas. Dengan pengawasan ketat terhadap pengelolaan dana BUMN dan Danantara, setiap proyek infrastruktur dan perumahan diharapkan bisa dinikmati langsung oleh masyarakat tanpa kebocoran anggaran.
Konflik global yang masih memanas membuat langkah-langkah ini semakin relevan. Jika eksekusi berjalan mulus, Indonesia tidak hanya akan swasembada pangan, tetapi juga memiliki generasi baru pemimpin BUMN yang siap membawa perusahaan pelat merah bersaing di kancah internasional.