JAKARTA — Para pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Kemendiktisaintek kini memiliki kesempatan untuk meningkatkan kualifikasi akademik tanpa biaya. Program Beasiswa Tut Wuri Handayani (TWH) Tahun 2026 resmi dibuka untuk jenjang magister (S2) dan doktor (S3), dengan pendaftaran dimulai pada 24 April hingga 30 Juni 2026.
Beasiswa ini menyasar tenaga kependidikan (tendik) berstatus PNS aktif di unit utama Kemendiktisaintek, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI), dan Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Untuk program doktor, pendaftaran hanya terbuka bagi pegawai di unit utama Kemendiktisaintek dan LLDIKTI.
Kemendiktisaintek menetapkan batas usia maksimal bagi pelamar. Calon peserta program magister tidak boleh berusia lebih dari 47 tahun saat mendaftar, sementara untuk program doktor, batas usia maksimal adalah 50 tahun. Selain itu, pelamar wajib memiliki nilai Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) minimal “Baik” dan tidak sedang menjalani sanksi hukum.
Dokumen penting lainnya yang harus disiapkan adalah surat izin atau tugas belajar dari instansi tempat bertugas. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi kualifikasidikti.kemdiktisaintek.go.id. Calon peserta perlu membuat akun, mengunggah seluruh dokumen persyaratan, dan mengikuti tahapan seleksi sesuai petunjuk teknis yang telah ditetapkan.
Beasiswa Tut Wuri Handayani merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pendidikan tinggi nasional. Program ini tidak hanya bertujuan menambah jumlah tenaga pendidik dan kependidikan yang bergelar magister dan doktor, tetapi juga mendorong peningkatan kompetensi dan profesionalisme ASN di sektor pendidikan.
Dengan adanya program ini, para tendik dan pegawai PNS dapat melanjutkan studi tanpa harus khawatir dengan biaya pendidikan. Hal ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola dan mutu layanan di perguruan tinggi negeri serta lembaga terkait di bawah naungan Kemendiktisaintek.
Pendaftaran Beasiswa Tut Wuri Handayani 2026 berlangsung selama lebih dari dua bulan, terhitung sejak 24 April hingga 30 Juni 2026. Calon peserta diimbau untuk segera mempersiapkan dokumen administrasi dan memastikan status kepegawaian aktif sebelum mendaftar.
Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan teknis, jadwal seleksi, dan tata cara pendaftaran dapat diakses langsung melalui portal resmi Kemendiktisaintek. Pihak kementerian juga mengingatkan agar pelamar tidak tergiur dengan pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu, karena proses seleksi dilakukan secara transparan dan akuntabel.