PAW DPRD Lombok Tengah: Muhamad Najib Resmi Gantikan Nursai yang Tersandung Ijazah Palsu

Penulis: Okta Nugraha  •  Senin, 18 Mei 2026 | 22:06:01 WIB
Muhamad Najib resmi dilantik sebagai anggota DPRD Lombok Tengah menggantikan Nursai.

LOMBOK TENGAH — Muhamad Najib Daud Muhsin resmi dilantik menjadi anggota DPRD Lombok Tengah untuk menggantikan Nursai, kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang dicopot. Proses Pergantian Antarwaktu (PAW) ini digelar dalam sidang paripurna di kantor DPRD setempat, Senin lalu.

Ketua DPRD Lombok Tengah Lalu Ramdan menyatakan bahwa pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB). “Hari ini kami resmi melantik Muhamad Najib Daud Muhsin menjadi anggota DPRD Lombok Tengah untuk menggantikan Nursai dari Fraksi PPP,” ujarnya dalam sidang tersebut.

Kronologi Pemberhentian Nursai

Nursai diberhentikan dari jabatannya sebagai anggota legislatif setelah ijazah paket C yang ia gunakan untuk mendaftar sebagai calon legislatif terbukti palsu. Kasus ini mencuat setelah laporan diajukan oleh kader partainya sendiri. Temuan ini menjadi dasar pencopotan dan proses PAW untuk mengisi kursi yang ditinggalkan.

Harapan Bupati untuk Anggota Dewan Baru

Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri menyambut kehadiran Muhamad Najib dan memberikan sejumlah arahan. Ia menekankan bahwa tugas dan fungsi anggota legislatif, baik dalam penganggaran maupun pengawasan, harus mampu memperkuat kinerja DPRD dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Kehadiran saudara diharapkan dapat menjunjung dan mendukung pembangunan daerah yang lebih maju dan sejahtera,” kata Bupati Lalu Pathul Bahri.

Ia juga mengingatkan bahwa momentum PAW ini harus menjadi penguat sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD. Tujuannya, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan transparan demi kepentingan rakyat. “Perbedaan pandangan dalam proses demokrasi adalah hal yang wajar, namun tujuan kita tetap sama yang ingin memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Lombok Tengah,” tambahnya.

Bupati menambahkan, tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama dan kolaborasi yang harmonis antara eksekutif dan legislatif agar setiap program pembangunan berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat bagi kemaslahatan masyarakat. “Semoga dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Reporter: Okta Nugraha
Sumber: lingkar.news This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top