KOTA BIMA — Pelantikan Ketua LPM, Ketua RT, dan Ketua RW Kelurahan Panggi dipimpin Camat Mpunda Hj. Nurwahidah. Hadir Wakil Ketua DPRD Kota Bima, Asisten III, sejumlah lurah, Ketua DPD LPM Kota Bima, dan Lurah Panggi Bambang S.Sos.
Wali Kota Bima H A Rahman H Abidin menyebut pelantikan bukan sekadar seremoni penempatan jabatan. Menurutnya, jabatan adalah amanah masyarakat yang harus dijalankan sungguh-sungguh.
"Pelantikan ini bukan soal kedudukan, tetapi tanggung jawab. Ini amanah yang diberikan masyarakat kepada Bapak dan Ibu. Tanggung jawab yang diemban harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tegasnya.
Pendataan Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil di Lapangan
Wali Kota menyoroti peran RT dan RW dalam pendataan sejumlah program pemerintah. Mulai dari bantuan sosial, Program Keluarga Harapan (PKH) Daerah, bantuan rumah, hingga penanganan stunting dan kemiskinan.
Ia meminta pendataan dilakukan objektif berdasarkan kondisi riil di lapangan. Pengurus lingkungan dinilai tidak boleh mendahulukan kepentingan pribadi, keluarga, maupun kelompok tertentu.
"Jangan mementingkan kepentingan pribadi. Pendataan harus sesuai kondisi riil di lapangan. Dahulukan masyarakat yang memang berhak mendapatkan bantuan," ujarnya.
Ketidakakuratan data, lanjut Rahman, bisa menimbulkan ketidakadilan. Warga dengan rumah lebih memprihatinkan berisiko tidak mendapat bantuan, sementara warga yang lebih mampu justru menerimanya.
10 Kasus Stunting di Panggi Jadi Perhatian
Dalam kegiatan itu, Wali Kota menyebut terdapat 10 kasus stunting di Kelurahan Panggi yang perlu perhatian bersama. Ia meminta RT dan RW aktif mendorong warga memanfaatkan layanan Posyandu.
Pengurus lingkungan diharapkan membantu mengajak warga yang belum rutin datang ke Posyandu. Langkah itu agar pemantauan kesehatan dan tumbuh kembang anak berjalan lebih optimal.
"Penanganan stunting tidak bisa hanya dibebankan kepada tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan keterlibatan pemerintah kelurahan, RT, RW, dan masyarakat," tegasnya.
Bedah Rumah 800 Unit dan Gerakan Kota Bima BISA
Wali Kota juga meminta pengurus yang baru dilantik ikut menyukseskan gerakan Kota Bima BISA. Termasuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan persoalan sampah.
Program bedah rumah pada tahun ini menargetkan 800 unit. Peran RT dan RW dinilai penting untuk memastikan data penerima sesuai kondisi masyarakat sebenarnya.
Rahman mengingatkan setiap orang yang menerima amanah akan dimintai pertanggungjawaban. Tidak hanya di hadapan masyarakat, tetapi juga di hadapan Allah SWT.
Ia meminta Ketua RT dan RW menjadi pemersatu, menjembatani perbedaan, dan menjadi penengah ketika muncul dinamika di tengah warga. Pengurus juga diminta dekat dengan masyarakat, bukan hanya hadir saat kegiatan seremonial.
LPM Diminta Perjuangkan Aspirasi Warga
LPM diharapkan memperkuat perannya sebagai mitra pemerintah dalam merumuskan kebutuhan pembangunan di Kelurahan Panggi. Aspirasi yang dihimpun dari masyarakat harus diperjuangkan melalui pemerintah daerah maupun DPRD.
"Bangun kolaborasi, jangan berjalan sendiri-sendiri. Kita tidak bisa bekerja sendiri. Mari bersama-sama membangun Kota Bima," pesannya.
Ia berharap pengurus LPM, RT, dan RW Kelurahan Panggi yang baru dilantik bekerja kompak, membangun komunikasi dengan pemerintah kelurahan, serta memperjuangkan kebutuhan warga tanpa membeda-bedakan latar belakang.