NUSA TENGGARA BARAT — Thom Haye meluapkan keresahan soal jadwal padat yang harus dijalani bersama Persib Bandung dan Timnas Indonesia. Gelandang berjuluk profesor itu menilai fasilitas pemulihan klub tidak cukup mendukung, bahkan ia lebih memilih berlatih pemulihan di rumah Marc Klok.
Persib Bandung baru saja ditahan imbang Dewa United di Super League 2026/2027. Hasil itu memicu tekanan suporter, dan Haye menjadi salah satu pemain yang paling vokal mengungkapkan kondisi sebenarnya di dalam tim.
Beban pertandingan yang menumpuk membuat Haye nyaris tidak punya waktu istirahat. Ia menilai situasi ini membuat pemain sulit tampil dalam kondisi terbaik.
Rangkaian Laga Tanpa Henti Sejak Juara Liga
Jadwal Haye musim ini nyaris tanpa jeda. Setelah membawa Persib juara liga, ia langsung bergabung dengan pemusatan latihan Timnas Indonesia menuju Piala AFF 2026. Ia tidak tampil di laga uji coba melawan Oman dan Mozambik karena sanksi.
Haye kemudian mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia di Bali dan menjadi andalan di Piala AFF 2026 yang berlangsung dengan tempo empat hari sekali. Indonesia gagal lolos dari babak grup.
Selepas Piala AFF, Haye kembali ke klub untuk persiapan play-off AFC Champions League Two melawan Manila Digger. Perjalanan berlanjut ke Super League 2026/2027, lalu terbang ke Korea Selatan untuk laga Liga Champions melawan FC Seoul.
Belum cukup, ia bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Performa Haye di ajang itu terbilang kurang maksimal. Sepulang dari timnas, ia langsung membela Persib di ASEAN Club Championship 2026/2027 melawan Port FC di Pathum Thani, Thailand.
Dari Thailand, Haye tampil lagi di Super League melawan Dewa United. Berikutnya, Persib dijadwalkan menghadapi The Cong-Viettel di Liga Champions pada Rabu (14/10) di kandang.
Fasilitas Pemulihan Jadi Sorotan
Haye mengungkapkan bahwa pemain hanya berusaha menjaga kebugaran di setiap pertandingan, meski menurutnya hal itu hampir mustahil dengan jeda tiga hari antar laga.
"Satu-satunya hal yang kami lakukan sekarang adalah berusaha bugar di setiap pertandingan, dan itu hampir tidak mungkin. Hari ini pemain berjuang, dalam tiga hari kami bermain lagi," kata Haye, dilansir Detik Jabar.
Ia bahkan menyebut lebih memilih menjalani latihan pemulihan di tempat pribadi, tepatnya rumah Marc Klok, ketimbang di klub.
"Jika saya ingin pergi untuk latihan pemulihan, bagi saya lebih baik pergi ke tempat pribadi [rumah Marc Klok] daripada pergi ke klub, karena di klub saya tidak bisa menjalani pemulihan," ujarnya.
Kelelahan Dinilai Jadi Momok Terbesar Persib
Dalam pandangan Haye, Persib sebenarnya mampu tampil lebih kompetitif musim ini. Namun kondisi kebugaran pemain berbicara lain, dan kelelahan menjadi persoalan utama yang menghantui tim.
"Jadi sebenarnya, tim ini tampil sangat baik, tetapi rasanya itu hampir tidak mungkin. Satu-satunya hal yang kami lakukan adalah mencoba untuk tetap sehat sebagai sebuah grup," kata Haye.
Keluhan Haye menyoroti persoalan yang lebih luas soal manajemen beban pemain di sepak bola Indonesia. Dengan jadwal klub dan timnas yang saling bertabrakan, pemain seperti Haye menanggung risiko cedera dan penurunan performa tanpa dukungan pemulihan yang memadai.
Persib belum memberikan tanggapan resmi soal pernyataan Haye. Laga melawan The Cong-Viettel pada Rabu (14/10) menjadi ujian berikutnya bagi kebugaran skuad asuhan pelatih Persib.