NUSA TENGGARA BARAT — Pengujian komprehensif tim Moladin terhadap Jetour T2 menghasilkan angka akselerasi 0-100 km/jam dalam 8,7 detik dan kabin sekendap 73,5 dB di jalan gravel. SUV boxy asal China berharga Rp500 jutaan ini menawarkan mesin 2.000 cc turbo 245 PS, AWD, dan ADAS Gen 2 yang jarang ditemui di kelas harganya. Namun ada satu catatan soal respons transmisi di putaran awal yang perlu calon pembeli pertimbangkan.
Jetour T2 masuk ke segmen SUV boxy yang belakangan ramai di pasar Indonesia. Tim Moladin mengujinya secara menyeluruh, mulai dari akselerasi, kemampuan menanjak dengan beban lima orang, hingga medan berlumpur menggunakan mode Mud dan Crawling Mode. Pengujian ini memberi gambaran cukup lengkap soal karakter mobil, bukan sekadar klaim brosur.
Mesin 2.000 cc Turbo: 245 PS dan Torsi 375 Nm
Jantung pacu Jetour T2 memakai mesin 2.000 cc turbo empat silinder yang menghasilkan 245 PS dan torsi 375 Nm. Tenaga disalurkan lewat transmisi Dual Clutch Transmission (DCT) 7-percepatan.
Dalam pengujian akselerasi, Jetour T2 mencatat 0-60 km/jam dalam 3,7 detik dan 0-100 km/jam dalam 8,7 detik. Angka ini tergolong responsif untuk ukuran SUV boxy dengan bobot besar.
Catatan penting: penyaluran tenaga terasa instan, tapi ada lag tipis di awal putaran. Kombinasi All-Wheel Drive (AWD) dan Intelligent Limited Slip Differential (LSD) membuat mobil tetap responsif saat menanjak di jalan licin maupun dipacu di tol.
Kedap Kabin 73,5 dB: Kejutan Terbesar dari Jetour T2
Hasil pengujian di jalan gravel menunjukkan tingkat kebisingan kabin hanya 73,5 dB. Peredaman ini dibantu penggunaan double glass pada jendela yang efektif menahan suara dari luar.
Bantingan suspensi dirancang firm namun tetap nyaman. Tidak ada efek limbung berlebihan, dan kabin tidak terasa kasar saat melewati lubang atau jalan tidak rata. Untuk perjalanan jarak jauh, karakter ini jadi nilai plus tersendiri.
ADAS Gen 2 dan Layar 15,6 Inci
Jetour T2 dibekali ADAS Gen 2 yang mencakup Adaptive Cruise Control dengan Traffic Jam Assistance. Fitur ini membantu meringankan beban pengemudi saat terjebak kemacetan.
Fitur 540-degree Surround Vision jadi andalan saat melewati medan sulit. Layar infotainment berukuran 15,6 inci ditenagai chipset Snapdragon dengan respons visual cepat dan tampilan jernih. Sistem audio Sony dengan 12 speaker melengkapi pengalaman berkendara di kabin.
Kemampuan Off-Road: Bukan Sekadar Tampilan Boxy
Banyak SUV boxy hanya mengandalkan tampilan gaya, tapi Jetour T2 membuktikan kemampuan di medan lumpur. Menggunakan mode Mud dan Crawling Mode, mobil melibas medan berlumpur cukup berat tanpa hambatan berarti.
Sistem Intelligent LSD bekerja otomatis mendistribusikan traksi, menjaga mobil tetap bergerak maju tanpa kehilangan kontrol. Kamera 540-degree surround view membantu pengemudi memantau posisi roda di medan sempit.
Bagasi 356 Liter dan Fitur Praktis untuk Petualang
Bagasi berkapasitas 356 liter dilengkapi pintu belakang dengan fitur vakum yang memudahkan penutupan. Tersedia anchor points, cup holder tambahan, dan power outlet di area bagasi.
Fitur-fitur ini mendukung kegiatan camping atau road trip. Ruang kabin dan kursi baris kedua juga dicek dalam pengujian untuk memastikan kenyamanan penumpang.
Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli
- Lag tipis di awal putaran transmisi DCT saat akselerasi dari diam
- Harga Rp500 jutaan menempatkan Jetour T2 bersaing ketat dengan SUV Jepang dan Korea di kelas yang sama
- Jaringan layanan purna jual Jetour di Indonesia masih lebih terbatas dibanding merek mapan
- Nilai jual kembali merek China belum setara kompetitor Jepang
Kelebihan Jetour T2
- Mesin 2.000 cc turbo dengan tenaga 245 PS dan torsi 375 Nm
- Kedap kabin 73,5 dB berkat double glass
- AWD dan Intelligent LSD untuk kemampuan off-road nyata
- ADAS Gen 2 lengkap dengan Adaptive Cruise Control dan Traffic Jam Assistance
- Layar 15,6 inci dengan chipset Snapdragon dan audio Sony 12 speaker
- Bagasi 356 liter dengan fitur vakum dan power outlet
Verdict: Cocok untuk Siapa?
Jetour T2 menawarkan keseimbangan antara performa mesin, kenyamanan kabin, dan kemampuan off-road di harga Rp500 jutaan. Mobil ini cocok untuk pembeli yang butuh satu kendaraan untuk mobilitas harian di kota sekaligus petualangan ke medan berat.
Kurang cocok untuk yang mengutamakan jaringan servis luas dan nilai jual kembali tinggi. Jika dua hal itu bukan prioritas, Jetour T2 layak masuk daftar pertimbangan.