MATARAM — Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja resmi memegang tampuk pimpinan Polda Nusa Tenggara Barat (NTB). Pelantikan dan serah terima jabatan dilakukan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, pada Minggu (17/5/2026). Ia menggantikan Irjen Pol Edy Murbowo yang mendapat penugasan baru di luar struktur Polda NTB.
Pesan Kapolri: Mutasi untuk Penyegaran Organisasi
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menyampaikan, mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan bagian dari dinamika organisasi. Langkah ini diambil untuk pembinaan karier personel sekaligus penguatan kelembagaan internal.
"Mutasi jabatan pada institusi Polri merupakan bentuk penyegaran sekaligus pengembangan karier personel. Diharapkan para pejabat yang mendapatkan amanah baru dapat langsung bekerja secara optimal dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Johnny dalam keterangan resminya.
Komitmen Kapolda Baru: Perkuat Sinergi dan Kamtibmas
Dalam sambutan perdananya, Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Ia mengajak seluruh jajaran Polda NTB untuk memperkuat sinergi internal dan eksternal demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Pria yang merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1992 itu juga menyatakan dukungan penuh terhadap program-program pemerintah yang berjalan di Nusa Tenggara Barat. Ia optimistis, dengan pengalaman panjang yang dimilikinya, kinerja organisasi akan semakin baik dan mampu menjawab tantangan tugas ke depan.
Proses serah terima jabatan (sertijab) Kapolda NTB sendiri telah dilaksanakan pada pekan lalu sebelum pelantikan resmi di Jakarta. Pergantian pimpinan ini menjadi bagian dari rotasi besar di tubuh Polri yang bertujuan meningkatkan profesionalitas dan efektivitas pelaksanaan tugas di berbagai wilayah.