Pencarian

Nelayan Lansia di Alas Sumbawa Hilang Saat Melaut, Sampan Ditemukan Terombang-Ambing di Perairan Pulau Bungin

Minggu, 24 Mei 2026 • 12:41:01 WIB
Nelayan Lansia di Alas Sumbawa Hilang Saat Melaut, Sampan Ditemukan Terombang-Ambing di Perairan Pulau Bungin
Sampan nelayan lansia ditemukan kosong terombang-ambing di perairan Pulau Bungin, Sumbawa.

SUMBAR — Malayoan, seorang nelayan lansia warga Dusun Sekatek, Desa Pulau Bungin, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, belum ditemukan setelah tiga hari pergi melaut seorang diri. Ia terakhir kali terlihat berangkat pada Kamis (21/5) menggunakan sampan, namun tidak kunjung kembali ke daratan.

Kekhawatiran warga mulai muncul setelah sampan milik korban ditemukan dalam keadaan kosong, terombang-ambing di perairan Pulau Bungin pada Jumat (22/5). Temuan itu langsung dilaporkan ke Pos SAR Sumbawa dan memicu operasi pencarian gabungan sejak hari yang sama.

Tim Gabungan Sisir Perairan Pulau Panjang

Operasi pencarian memasuki hari kedua pada Sabtu (23/5) dengan melibatkan personel dari Pos SAR Sumbawa, BPBD Sumbawa, Babinsa, Bhabinkamtibmas Bungin, serta Polairud Polres Sumbawa. Nelayan setempat juga turut serta menggunakan perahu masing-masing untuk memperluas area pencarian.

Menurut Koordinator Pos SAR Sumbawa, Kurais, pencarian difokuskan di sekitar lokasi penemuan sampan hingga ke perairan Pulau Panjang. “Pencarian menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) dari Pos SAR Sumbawa, speedboat Polairud Polres Sumbawa, dan perahu-perahu nelayan setempat,” ujarnya mewakili Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi.

Pencarian Dihentikan Sementara, Lanjut Besok Pagi

Hingga pukul 18.00 WITA, upaya pencarian belum membuahkan hasil. Tim SAR gabungan kemudian memutuskan untuk menghentikan sementara operasi dan akan melanjutkannya kembali pada Minggu (24/5) pagi.

Kondisi cuaca di perairan Alas Sumbawa disebut cukup bersahabat selama dua hari pencarian, namun jarak pandang yang terbatas saat senja menjadi pertimbangan utama penghentian operasi. Tim SAR masih menunggu perkembangan informasi dari nelayan setempat yang kerap menjadi mata dan telinga di lapangan.

Hingga berita ini diturunkan, keluarga korban masih menunggu di Dusun Sekatek dengan harapan Malayoan segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Bagikan
Sumber: koranntb.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks