Pencarian

Bupati Dompu Manfaatkan Rakor Forkopimda di Senggigi untuk Buka Akses Pembangunan Daerah

Rabu, 20 Mei 2026 • 11:45:12 WIB
Bupati Dompu Manfaatkan Rakor Forkopimda di Senggigi untuk Buka Akses Pembangunan Daerah
Bupati Dompu Bambang Firdaus memanfaatkan rakor Forkopimda di Senggigi untuk membuka akses pembangunan daerah.

LOMBOK BARAT — Ballroom Hotel Merumatta, Senggigi, menjadi titik temu para kepala daerah dari wilayah kepulauan tengah dan timur Indonesia. Bupati Dompu Bambang Firdaus hadir di tengah forum yang mulanya direncanakan sebagai ajang penganugerahan bagi pemda berprestasi.

Namun, kesepakatan antara Mendagri Muhammad Tito Karnavian dan Menko Polkam Djanari Chaniago mengubah arah acara. Rakor itu berubah menjadi konsolidasi stabilitas politik dan keamanan daerah.

Tiga Pilar dari Mendagri untuk Forkopimda

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menekankan tiga pilar utama. Pertama, optimalisasi peran strategis Forkopimda. Kedua, penguatan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) sebagai pendingin suhu masyarakat di daerah rawan gesekan. Ketiga, kewajiban daerah menghidupkan kembali Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial (TPKS).

Tito menyoroti masih ada daerah yang belum mengoptimalkan tim TPKS. “Penting untuk membentuk tim penanganan konflik sosial. Itu adalah amanat Perpres, PP, dan juga undang-undang yang harus dijalankan,” tegasnya di hadapan para kepala daerah.

Bambang Firdaus: Jembatan Silaturahmi untuk Dompu

Bagi Bambang Firdaus, rakor ini menawarkan lebih dari sekadar arahan keamanan. Ia melihat jalinan silaturahmi yang terbangun di Senggigi sebagai peluang untuk mengakselerasi pembangunan di Dompu.

“Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Menko Polkam, Mendagri, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, hingga para Gubernur se-Maluku dan Nusra. Ini tentu menjadi peluang berharga bagi kami para kepala daerah untuk membuka akses pembangunan, terutama dalam mengembangkan potensi-potensi lokal Dompu,” ungkap Bambang seusai acara.

Sinergi Lintas Provinsi Terjaga

Rakor berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga sore hari. Sejumlah gubernur turut menyaksikan jalannya forum, termasuk Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, Gubernur Maluku Hendrik Lewirissa, dan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena.

Sinergi yang terjalin menjadi sinyal bahwa wilayah Maluku dan Nusa Tenggara siap melangkah bersama menjaga kerukunan sekaligus memacu roda pembangunan di daerah masing-masing.

Bagikan
Sumber: matitinews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks