NUSA TENGGARA BARAT — Arema FC harus puas berbagi poin dengan Persik Kediri setelah laga berakhir 1-1 dalam lanjutan Liga Super di Stadion Kanjuruhan, Jumat (18/9/2026). Tertinggal lebih dulu akibat gol cepat Zanadin Fariz, Arema diselamatkan penalti hasil tinjauan VAR pada menit ke-30.
Pertandingan yang dimulai pukul 10.30 tersebut berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal. Persik Kediri tidak memberi waktu bagi tuan rumah untuk menguasai jalannya pertandingan.
Persik Kediri langsung mengambil inisiatif menyerang begitu wasit meniup peluit kick-off. Hasilnya datang cepat ketika Zanadin Fariz memecah kebuntuan pada menit ke-6, mengubah kedudukan menjadi 0-1 untuk keunggulan tim tamu.
Gol tersebut memaksa Arema FC keluar dari tekanan dan meningkatkan intensitas serangan. Anak asuh pelatih tuan rumah berusaha menyamakan kedudukan melalui serangan dari kedua sisi lapangan.
Memasuki menit ke-30, wasit memberikan hadiah penalti untuk Arema FC setelah melakukan peninjauan melalui VAR. Keputusan tersebut menjadi titik balik pertandingan dan membuka peluang tuan rumah untuk menyamakan kedudukan.
Eksekusi penalti berhasil dikonversi menjadi gol, membuat skor berubah menjadi 1-1. Kedudukan imbang bertahan hingga turun minum.
Intensitas fisik pertandingan meningkat menjelang akhir babak pertama. Kiko dari Persik Kediri diganjar kartu kuning pada menit ke-45+2 setelah pelanggaran terhadap pemain Arema.
Berselang satu menit, giliran pemain Arema berinisial MV yang menerima kartu kuning pada menit ke-45+3. Wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya paruh pertama dengan skor 1-1.
Hasil imbang ini membuat Arema FC dan Persik Kediri sama-sama menambah satu poin di klasemen Liga Super. Kedua tim belum menunjukkan performa konsisten di awal kompetisi musim ini.
Bagi Arema, kegagalan meraih kemenangan di kandang sendiri menjadi catatan tersendiri. Sementara Persik Kediri patut menyayangkan peluang yang sudah di depan mata sirna akibat penalti.
Kedua tim akan kembali berlaga pada pekan berikutnya Liga Super. Arema FC dan Persik Kediri bertekad bangkit untuk meraih hasil maksimal di pertandingan selanjutnya.