KM Awu milik PT Pelni berangkat dari Pelabuhan Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu 12 September 2026 pukul 21.00 WITA menuju Bima, Nusa Tenggara Barat. Kapal tipe 1.000 pax itu dijadwalkan tiba di Bima pada Minggu 13 September 2026 pukul 11.00 WITA setelah singgah di dua pelabuhan. Perjalanan ini menjadi salah satu dari tujuh keberangkatan armada Pelni pada hari yang sama.
BIMA — KM Awu menempuh rute Sumba Timur–Bima dengan dua pelabuhan singgah. Kapal berbobot 6.022 GT ini melayani wilayah pelayaran Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Jawa Timur, Bali, dan Kalimantan Tengah. Bagi penumpang dari Sumba Timur, jadwal ini jadi opsi langsung menuju Bima tanpa transit panjang.
KM Awu dibangun pada 1991 di galangan Meyer Werft, Papenburg, Jerman. Panjangnya 99,8 meter dengan kapasitas 969 penumpang. Usianya sudah 35 tahun, tapi masih dioperasikan untuk menghubungkan wilayah Nusa Tenggara dan sekitarnya.
Selain KM Awu, ada enam keberangkatan lain dari berbagai pelabuhan di Indonesia pada hari yang sama. Berikut daftarnya sesuai jadwal resmi:
KM Dobonsolo dan KM Tilongkabila masing-masing beroperasi dua kali pada 12 September 2026. Keduanya melanjutkan rute liner setelah tiba di pelabuhan tujuan pertama.
KM Tilongkabila tiba di Bau-Bau pukul 17.00 WITA dari Kendari, lalu berangkat lagi pukul 20.00 WITA menuju Makassar. Bau-Bau berperan sebagai titik transit dalam pola operasi ini. Sementara KM Dobonsolo tiba di Sorong pukul 18.00 WIT dari Manokwari, lalu berangkat pukul 21.00 WIT menuju Surabaya.
Makassar menjadi titik kedatangan dari dua arah berbeda. KM Tilongkabila datang dari Bau-Bau, sedangkan KM Labobar datang dari Ambon. Selisih waktu keduanya sekitar 20 jam.
Tiket KM Awu bisa dipesan lewat aplikasi PELNI Mobile, situs pelni.co.id, Contact Center 162, atau loket resmi pelabuhan keberangkatan. Penumpang disarankan datang minimal dua jam sebelum keberangkatan. KTP asli wajib dibawa untuk verifikasi identitas di pelabuhan.
Jadwal keberangkatan dan kedatangan bisa berubah sewaktu-waktu. Perubahan biasanya dipicu cuaca buruk atau kondisi teknis kapal. Pelni menyarankan penumpang memantau informasi terbaru melalui kanal resmi sebelum berangkat ke pelabuhan.
KM Awu sendiri sudah melayani rute antarpulau sejak awal dekade 1990-an. Wilayah pelayarannya mencakup lima provinsi, dari Jawa Timur hingga Kalimantan Tengah. Rute Sumba Timur–Bima termasuk salah satu lintasan yang menghubungkan kawasan timur Indonesia.
| Kapal | Rute | Berangkat | Tiba | Singgah |
|---|---|---|---|---|
| KM.Dobonsolo | Manokwari → Sorong | 05.00 WIT | 12 Sep, 18.00 WIT | 2 pelabuhan |
| KM.Tilongkabila | Kendari → Bau-Bau | 05.00 WITA | 12 Sep, 17.00 WITA | 3 pelabuhan |
| KM.Sinabung | Surabaya → Sorong | 19.00 WIB | 17 Sep, 13.00 WIT | 8 pelabuhan |
| KM.Tilongkabila | Bau-Bau → Makassar | 20.00 WITA | 13 Sep, 16.00 WITA | 2 pelabuhan |
| KM.Awu | Sumba Timur → Bima | 21.00 WITA | 13 Sep, 11.00 WITA | 2 pelabuhan |
| KM.Dobonsolo | Sorong → Surabaya | 21.00 WIT | 16 Sep, 11.00 WIB | 4 pelabuhan |
| KM.Labobar | Ambon → Makassar | 22.00 WIT | 14 Sep, 12.00 WITA | 3 pelabuhan |
Tipe 1.000 pax, dibangun 1991 di galangan Meyer Werft, Papenburg, Jerman. Kapasitas 969 penumpang, bobot 6.022 GT, panjang 99,8 meter. Wilayah pelayaran: Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Tengah.
Datang minimal 2 jam sebelum keberangkatan, bawa KTP asli. Jadwal bisa berubah sewaktu-waktu.