3 Tuntutan PPPK Paruh Waktu Kota Mataram Disuarakan ke DPRD, Harap Angkat Status Jadi Penuh Waktu

Penulis: Prayoga Santana  •  Selasa, 08 September 2026 | 18:46:01 WIB
Puluhan perwakilan Forum PPPK Paruh Waktu Kota Mataram menyampaikan aspirasi terkait status kepegawaian kepada Ketua DPRD Kota Mataram, Abdul Malik.

MATARAM — Perjuangan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu di Kota Mataram untuk meningkatkan status kepegawaiannya memasuki babak baru. Puluhan perwakilan yang tergabung dalam forum PPPK paruh waktu menggelar audensi dengan Ketua DPRD Kota Mataram, Abdul Malik, untuk menyampaikan langsung keluhan dan tuntutan mereka.

Ketua Forum PPPK Paruh Waktu, Muzakalah, mengungkapkan bahwa sebagian anggotanya telah mengabdi selama puluhan tahun dan beberapa di antaranya hampir memasuki masa purna tugas. Mereka berharap ada perhatian nyata dari Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram melalui DPRD.

"Kami ada yang sudah puluhan tahun mengabdi dan mau purna tugas. Kami berharap ada perhatian dari Pemkot Mataram melalui DPRD Kota Mataram," harap Muzakalah.

Status Penuh Waktu dan Kesejahteraan Jadi Prioritas

Dalam dialog yang berlangsung, para PPPK paruh waktu yang terdiri dari tenaga teknis dan pegawai kelurahan ini menyampaikan aspirasinya secara bergantian. Isu utama yang mengemuka adalah harapan pengangkatan status dari paruh waktu menjadi penuh waktu, yang dinilai akan berdampak langsung pada kesejahteraan mereka.

Muzakalah menambahkan, beberapa poin hasil audensi telah disampaikan dan akan terus dikawal bersama. Menurutnya, masa bakti yang sudah puluhan tahun menjadi alasan kuat bagi PPPK paruh waktu untuk mendapatkan perhatian lebih.

Isu Peralihan Status ASN yang Tidak Merata

Forum tersebut turut menyoroti isu peralihan status ASN PPPK menjadi PNS yang dinilai lebih banyak menyasar sektor pendidikan. Mereka meminta sektor lain seperti tenaga teknis, kesehatan, dan tenaga pendidikan non-guru mendapatkan porsi perhatian yang setara dalam kebijakan kepegawaian nasional.

"Kita akan duduk bersama untuk membicarakan ini bersama eksekutif, dan PPPK paruh waktu," tegas Abdul Malik.

DPRD Akan Koordinasikan ke OPD dan Usulkan ke Pusat

Abdul Malik menyambut baik langkah audensi yang dilakukan forum PPPK paruh waktu. Ia berkomitmen untuk menyampaikan sejumlah poin aspirasi ke organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk dibahas lebih lanjut.

"Kami koordinasikan dengan OPD terkait, seperti apa regulasi ke depannya. Dan ini menjadi usulan ke tingkat nasional terkait dengan PPPK paruh waktu," katanya.

Malik memberikan ruang kepada PPPK paruh waktu untuk bersama-sama mengawal dan berjuang menyuarakan nasib mereka hingga ada keputusan final dari pemerintah.

Reporter: Prayoga Santana
Sumber: radarlombok.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top