LENSASUMBAWA.COM — PT PELNI (Persero) mengoperasikan KM Binaiya dari Pelabuhan Bima menuju Waingapu, Sumba Timur, tanpa transit tambahan. Pelayaran rute Nusa Tenggara Barat menuju Nusa Tenggara Timur tersebut dijadwalkan bertolak pada Senin, 7 September 2026 pukul 11.00 WITA. Kapal penumpang berkapasitas 970 orang ini diproyeksikan bersandar di pelabuhan tujuan pada Selasa dini hari.
| Jam Berangkat | Kapal | Asal | Tujuan | Singgah | Perkiraan Tiba |
|---|---|---|---|---|---|
| 11.00 WITA | KM.BINAIYA | Bima | Sumba Timur | 2 pelabuhan | 8 Sep 2026, 01.00 WITA |
KM Binaiya dijadwalkan lepas tali dari dermaga Pelabuhan Bima pada Senin, 7 September 2026 tepat pukul 11.00 WITA. Menempuh trayek pendek lintas dua pelabuhan, armada ini diperkirakan tiba di Waingapu pada 8 September 2026 sekitar pukul 01.00 WITA.
Kapal motor penumpang ini dirancang untuk melayani trayek jarak menengah dan antarpulau di perairan nusantara. KM Binaiya masuk dalam kategori armada tipe 1.000 pax dengan daya tampung resmi mencapai 970 penumpang.
Kapal berbobot 6.022 gross tonnage (GT) ini diproduksi oleh galangan kapal Meyer Werft di Papenburg, Jerman, pada 1994. Dengan panjang badan kapal mencapai 100 meter, armada tersebut menjadi salah satu tulang punggung mobilitas warga antarkedua provinsi kepulauan tersebut.
Sebagai angkutan laut dengan skema pelayaran liner, sistem tiket KM Binaiya mengikuti penggalan rute yang dilalui. Penumpang memiliki keleluasaan untuk naik ataupun turun di dermaga manapun sepanjang rute resmi kapal, asalkan memegang tiket perjalanan yang sesuai ruas jalan tersebut.
Masyarakat dapat mengakses tiket perjalanan melalui beberapa kanal pemesanan resmi yang disediakan operator, antara lain:
Calon penumpang diimbau memastikan data identitas diri terisi tepat saat proses registrasi sebelum jadwal keberangkatan kapal berlangsung.