Dari Rawa Jadi Kawasan Mandiri, Sejarah Summarecon di Balik ODP Batch 21

Penulis: Redaksi  •  Kamis, 03 September 2026 | 19:10:32 WIB
Lahan rawa seluas 10 hektare di Kelapa Gading menjadi titik awal pengembangan kawasan hunian terpadu oleh PT Summarecon Agung Tbk pada 1975.

NUSA TENGGARA BARAT – Di balik pembukaan Officer Development Program (ODP) Batch 21, ada kisah perjalanan panjang PT Summarecon Agung Tbk yang layak diketahui calon pelamar — dari lahan rawa hingga menjadi salah satu pengembang properti besar di Indonesia.

Awal Mula: Lahan Rawa 10 Hektare

Semua bermula pada 26 November 1975, ketika Soetjipto Nagaria bersama rekan-rekannya mendirikan PT Summarecon Agung Tbk. Proyek pertama yang mereka kerjakan cukup menantang: mengubah lahan rawa seluas 10 hektare di Kelapa Gading, Jakarta Utara, menjadi kawasan hunian terpadu.

Titik Balik: 1976

Pengembangan perumahan perdana dimulai pada September 1976, dan di tahun yang sama perusahaan resmi mulai beroperasi secara komersial. Momen ini jadi titik balik yang mengubah lahan rawa tak berpenghuni menjadi salah satu kawasan hunian yang dikenal luas hingga hari ini.

Berkembang Jadi Tiga Segmen Bisnis

Dari satu proyek perumahan, Summarecon kini mengelola tiga segmen bisnis:

  • Pengembangan properti — rumah, apartemen, ruko, kavling tanah
  • Properti investasi — penyewaan ruko dan gedung perkantoran
  • Rekreasi dan perhotelan — klub olahraga, hotel, lapangan golf, fasilitas rekreasi

Membuka Jalan bagi Talenta Muda Lewat ODP

Kini, lebih dari lima dekade sejak berdiri, Summarecon membuka Officer Development Program (ODP) Batch 21 — program yang dirancang untuk mencetak calon pemimpin masa depan perusahaan lewat pelatihan kompetensi teknis-nonteknis dan rotasi di berbagai unit bisnis.

Siapa yang Bisa Mendaftar?

  • Lulusan D3 atau S1 dari jurusan relevan
  • Fresh graduate maupun kandidat berpengalaman maksimal 2 tahun

Cara Mendaftar

Pendaftaran dilakukan online lewat tautan resmi bit.ly/ApplySummarecon. Siapkan data dan dokumen pendukung sebelum mengisi formulir.

Pelajaran dari Perjalanan Summarecon

Kisah Summarecon menunjukkan bahwa perusahaan besar sekalipun bisa dimulai dari sesuatu yang sederhana — bahkan dari lahan rawa yang dianggap tidak bernilai. Bagi talenta muda yang bergabung lewat ODP, ini jadi pengingat bahwa karier besar juga sering dimulai dari langkah kecil yang terstruktur.

Dari Perumahan ke Superblok, Evolusi Proyek Summarecon

Seiring waktu, proyek-proyek Summarecon berkembang dari sekadar kawasan perumahan menjadi kawasan superblok terpadu yang menggabungkan hunian, perkantoran, pusat perbelanjaan, dan fasilitas rekreasi dalam satu area. Evolusi ini mencerminkan bagaimana kebutuhan pasar properti Indonesia juga berubah dari waktu ke waktu — dari sekadar mencari tempat tinggal, menjadi mencari kawasan yang menawarkan gaya hidup lengkap dalam jangkauan yang lebih dekat.

Menjadi Bagian dari Perjalanan Selanjutnya

Evolusi Summarecon dari kawasan perumahan sederhana menjadi superblok terpadu menunjukkan bagaimana visi jangka panjang bisa terus berkembang. Peserta ODP Batch 21 berkesempatan menjadi bagian dari babak pertumbuhan perusahaan ini selanjutnya.

Warisan Visi yang Terus Berlanjut

Lebih dari lima dekade sejak berdiri, visi awal para pendiri Summarecon untuk membangun kawasan hunian berkualitas tetap terjaga hingga generasi kepemimpinan saat ini. Peserta ODP Batch 21 yang bergabung nanti turut menjadi bagian dari warisan visi tersebut, sekaligus berkesempatan menambahkan kontribusi baru bagi perkembangan perusahaan ke depannya.

Pertanyaan Seputar ODP Summarecon Batch 21

Apakah program ini berbayar?

Tidak. Proses rekrutmen ODP Batch 21 tidak memungut biaya apa pun dari pelamar — semua informasi resmi disampaikan lewat tautan pendaftaran bit.ly/ApplySummarecon.

Apakah lulusan D3 bisa mendaftar, atau harus S1?

Bisa. Syarat pendidikan minimalnya D3 atau S1 dari jurusan yang relevan, jadi tidak dibatasi hanya untuk lulusan S1 saja.

Apakah kandidat yang sudah bekerja masih bisa ikut?

Bisa, dengan syarat masa kerja maksimal dua tahun. Kandidat dengan pengalaman lebih dari itu kemungkinan besar akan diarahkan ke jalur rekrutmen reguler, bukan jalur ODP.

Berapa lama proses seleksi ODP biasanya berlangsung?

Durasi seleksi program development seperti ini bervariasi tergantung jumlah pelamar dan tahapan yang diterapkan perusahaan, mulai dari seleksi administrasi, tes, hingga wawancara.

Reporter: Redaksi
Back to top