NUSA TENGGARA BARAT – Di balik pembukaan Officer Development Program (ODP) Batch 21, ada kisah perjalanan panjang PT Summarecon Agung Tbk yang layak diketahui calon pelamar — dari lahan rawa hingga menjadi salah satu pengembang properti besar di Indonesia.
Semua bermula pada 26 November 1975, ketika Soetjipto Nagaria bersama rekan-rekannya mendirikan PT Summarecon Agung Tbk. Proyek pertama yang mereka kerjakan cukup menantang: mengubah lahan rawa seluas 10 hektare di Kelapa Gading, Jakarta Utara, menjadi kawasan hunian terpadu.
Pengembangan perumahan perdana dimulai pada September 1976, dan di tahun yang sama perusahaan resmi mulai beroperasi secara komersial. Momen ini jadi titik balik yang mengubah lahan rawa tak berpenghuni menjadi salah satu kawasan hunian yang dikenal luas hingga hari ini.
Dari satu proyek perumahan, Summarecon kini mengelola tiga segmen bisnis:
Kini, lebih dari lima dekade sejak berdiri, Summarecon membuka Officer Development Program (ODP) Batch 21 — program yang dirancang untuk mencetak calon pemimpin masa depan perusahaan lewat pelatihan kompetensi teknis-nonteknis dan rotasi di berbagai unit bisnis.
Pendaftaran dilakukan online lewat tautan resmi bit.ly/ApplySummarecon. Siapkan data dan dokumen pendukung sebelum mengisi formulir.
Kisah Summarecon menunjukkan bahwa perusahaan besar sekalipun bisa dimulai dari sesuatu yang sederhana — bahkan dari lahan rawa yang dianggap tidak bernilai. Bagi talenta muda yang bergabung lewat ODP, ini jadi pengingat bahwa karier besar juga sering dimulai dari langkah kecil yang terstruktur.
Seiring waktu, proyek-proyek Summarecon berkembang dari sekadar kawasan perumahan menjadi kawasan superblok terpadu yang menggabungkan hunian, perkantoran, pusat perbelanjaan, dan fasilitas rekreasi dalam satu area. Evolusi ini mencerminkan bagaimana kebutuhan pasar properti Indonesia juga berubah dari waktu ke waktu — dari sekadar mencari tempat tinggal, menjadi mencari kawasan yang menawarkan gaya hidup lengkap dalam jangkauan yang lebih dekat.
Evolusi Summarecon dari kawasan perumahan sederhana menjadi superblok terpadu menunjukkan bagaimana visi jangka panjang bisa terus berkembang. Peserta ODP Batch 21 berkesempatan menjadi bagian dari babak pertumbuhan perusahaan ini selanjutnya.
Lebih dari lima dekade sejak berdiri, visi awal para pendiri Summarecon untuk membangun kawasan hunian berkualitas tetap terjaga hingga generasi kepemimpinan saat ini. Peserta ODP Batch 21 yang bergabung nanti turut menjadi bagian dari warisan visi tersebut, sekaligus berkesempatan menambahkan kontribusi baru bagi perkembangan perusahaan ke depannya.
Tidak. Proses rekrutmen ODP Batch 21 tidak memungut biaya apa pun dari pelamar — semua informasi resmi disampaikan lewat tautan pendaftaran bit.ly/ApplySummarecon.
Bisa. Syarat pendidikan minimalnya D3 atau S1 dari jurusan yang relevan, jadi tidak dibatasi hanya untuk lulusan S1 saja.
Bisa, dengan syarat masa kerja maksimal dua tahun. Kandidat dengan pengalaman lebih dari itu kemungkinan besar akan diarahkan ke jalur rekrutmen reguler, bukan jalur ODP.
Durasi seleksi program development seperti ini bervariasi tergantung jumlah pelamar dan tahapan yang diterapkan perusahaan, mulai dari seleksi administrasi, tes, hingga wawancara.