Nova Arianto Kecewa Timnas U-20 Ditahan Malaysia 0-0, Skuad Garuda Muda Terhenti di Grup H

Penulis: Ridho Pratama  •  Selasa, 01 September 2026 | 15:05:01 WIB
Timnas U-20 Indonesia bermain imbang 0-0 melawan Malaysia pada laga pertama Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 di Stadion Nasional Laos.

NUSA TENGGARA BARAT — Bermain di Stadion Nasional Laos, skuad asuhan Nova Arianto gagal memanfaatkan dominasi permainan yang sebenarnya sudah mereka pegang sejak menit ke-30. Beberapa peluang emas tercipta, tetapi tidak ada satu pun yang berhasil dikonversi menjadi gol. Hasil ini menempatkan Indonesia di posisi yang kurang menguntungkan sebelum menghadapi dua laga sisa yang krusial.

Kekecewaan Nova Arianto di Balik Skenario yang Berubah

Nova Arianto tidak menutupi rasa kecewanya setelah laga usai. Ia menilai anak asuhnya kehilangan momen penting di babak pertama, tetapi kemudian justru mendominasi jalannya pertandingan setelah melewati setengah jam pertama.

"Yang pertama, secara hasil, kami sangat menyayangkan dengan hasil kemarin. Karena kalau kita bisa lihat dari isi pertandingannya, memang di awal secara momentum Malaysia bisa mendapatkan itu. Tetapi setelah menit ke-30, secara momentum sebenarnya ada di kita sampai di babak kedua selesai," kata Nova Arianto.

Pelatih berusia 45 tahun itu menyoroti penyelesaian akhir yang menjadi biang keladi gagalnya Indonesia meraih tiga poin. "Tetapi memang ada beberapa peluang yang seharusnya menjadi goal. Belum menjadi goal. Sehingga membuat kita harus mendapatkan hasil seri. Sehingga dari hasil, pastinya kami sangat kecewa. Tapi saya minta pemain lebih fokus lagi untuk pertandingan itu," ucapnya menambahkan.

Dominasi Tanpa Gol: Masalah Penyelesaian Akhir yang Berulang

Sepanjang babak kedua, Indonesia menekan pertahanan Malaysia secara intensif. Namun, penyelesaian akhir yang buruk membuat Garuda Muda gagal memecah kebuntuan. Melawan Laos pada laga kedua, efisiensi di depan gawang menjadi pekerjaan rumah utama yang harus segera dibereskan Nova Arianto.

Peluang lolos sebenarnya masih sangat terbuka lebar. Indonesia hanya perlu memastikan kemenangan atas Laos, idealnya dengan selisih gol besar untuk memperkuat posisi di klasemen.

Skenario Lolos yang Tersisa untuk Garuda Muda

Dengan format Kualifikasi Piala Asia U-20 2027, delapan juara grup otomatis melaju ke putaran final, ditambah tujuh runner-up terbaik. China sudah mengamankan satu tiket sebagai tuan rumah, sehingga total 16 tim akan berlaga di putaran final.

Indonesia kini memiliki dua skenario realistis. Pertama, menang atas Laos dan Australia, maka poin menjadi tujuh dan peluang lolos sangat besar. Kedua, menang atas Laos dan imbang melawan Australia, dengan koleksi lima poin Indonesia masih berpeluang finis di dua besar. Namun, jika hanya menang atas Laos lalu kalah dari Australia, empat poin yang dikantongi membuat kelolosan bergantung penuh pada hasil tim lain di grup.

Untuk itu, pertandingan melawan Laos pada Rabu (2/9) menjadi laga yang tidak boleh terlewatkan. Selain wajib menang, Garuda Muda juga perlu memastikan produktivitas gol agar memiliki modal selisih gol yang aman menjelang laga pamungkas kontra Australia.

Reporter: Ridho Pratama
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top