KOTA BIMA — RSUD Kota Bima memastikan seluruh proses perpindahan operasional ke gedung baru berjalan sesuai jadwal yang dimajukan. Awalnya, rumah sakit baru ditargetkan beroperasi pada 19 September 2026, namun atas permintaan Kementerian Kesehatan, operasional dipercepat menjadi 1 September 2026.
Direktur RSUD Kota Bima dr. H. Fathurrahman menyampaikan, perpindahan ini merupakan bagian dari peningkatan mutu pelayanan dan kenyamanan fasilitas kesehatan bagi masyarakat.
Penutupan layanan dilakukan bertahap agar proses transisi tidak mengganggu pasien yang sedang dalam perawatan. Berikut rincian jadwalnya:
"Terhitung mulai tanggal 24 Agustus 2026 RSUD Kota Bima akan melakukan perpindahan alamat operasional ke gedung baru," sebutnya, Jumat (21/8).
Meski sejumlah layanan dihentikan, pasien yang masih menjalani rawat inap tetap menjadi tanggung jawab RSUD Kota Bima hingga dinyatakan diperbolehkan pulang oleh tim medis. Layanan bagi pasien tersebut tidak terputus selama proses perpindahan berlangsung.
Bagi pasien yang akan menjalani kontrol pertama setelah rawat inap, pelayanan selanjutnya dialihkan ke rumah sakit terdekat. Pasien diwajibkan membawa Surat Kontrol Dalam Perawatan (SKDP) serta surat rujukan dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) sesuai kepesertaan BPJS.
Pemerintah Kota Bima menyiapkan percepatan pemindahan seluruh peralatan medis dan penunjang ke gedung baru. Proses pemindahan ditargetkan berlangsung pada 28-29 Agustus 2026.
"Untuk pemindahan seluruh peralatan kami akan mulai tanggal 28 sampai 29 Agustus," kata Feri dalam rapat percepatan pemanfaatan gedung Rumah Sakit Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), Kamis (20/8).
Pemkot Bima menyatakan siap memenuhi permintaan Kementerian Kesehatan agar rumah sakit dapat beroperasi pada 1 September. "Terkait permintaan Kementerian agar dapat beroperasi tanggal 1 September, kami siap dan menyanggupinya," ujarnya.
Direktur RSUD menyebutkan, pembukaan kembali pelayanan diperkirakan berlangsung pada awal September 2026. Kepastian jadwal akan disampaikan melalui saluran informasi resmi RSUD Kota Bima.
"Pembukaan kembali pelayanan diperkirakan pada awal bulan September 2026 dan akan disampaikan melalui saluran informasi resmi RSUD Kota Bima," ujarnya.
RSUD PHTC Kota Bima merupakan satu dari empat rumah sakit PHTC yang belum beroperasi meskipun pembangunan gedung telah dinyatakan selesai. Pemerintah pusat meminta rumah sakit yang telah selesai dibangun segera difungsikan dan memberikan dukungan berupa pengiriman peralatan kesehatan secara bertahap setelah rumah sakit mulai beroperasi.