DPMPTSP Sumbawa Barat Siapkan Stan Interaktif dan Business Matching di APKASI Expo 2026, Bidik Investasi Global

Penulis: Okta Nugraha  •  Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:28:31 WIB
Stan interaktif dan business matching disiapkan DPMPTSP Sumbawa Barat untuk menarik investasi global di APKASI Expo 2026.

SUMBARA BARAT — Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat tidak hanya akan memajang produk UMKM di APKASI Expo 2026. Melalui DPMPTSP, daerah ini menyiapkan stan interaktif dan agenda business matching yang ditargetkan menghasilkan kesepakatan bisnis strategis dengan investor nasional.

Mujiburrahman mengungkapkan, tim daerah merancang stan pameran yang memberikan pengalaman langsung kepada pengunjung. Para tamu dapat mengeksplorasi ragam produk olahan UMKM lokal berkualitas premium sambil menikmati sajian kopi racikan barista terbaik Sumbawa Barat.

Sport Tourism dan Rumput Laut Jadi Andalan Utama

Strategi promosi yang diusung tidak hanya mengandalkan produk pertanian. Pemerintah kabupaten juga menonjolkan potensi destinasi alam dan olahraga ekstrem yang sudah dikenal di kancah internasional.

"Kami menampilkan pariwisata berbasis alam dan olahraga ekstrem seperti surfing hingga paralayang," ujar Mujiburrahman kepada NTBSatu, Rabu, 19 Agustus 2026.

Dinas Perikanan turut menyokong promosi melalui tayangan video kreatif sektor kelautan. Fokus utama diarahkan pada komoditas unggulan budidaya rumput laut lokal yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Target Penetrasi Pasar Rempah-Rempah

Pemerintah kabupaten tidak hanya mengejar popularitas di pameran. Ada target bisnis konkret yang ingin dicapai melalui agenda business matching yang difasilitasi penyelenggara.

"Penyelenggara mengarahkan fokus business matching pada komoditas rempah-rempah unggulan daerah," kata Mujiburrahman.

Langkah ini menjadi bagian dari rencana penetrasi pasar daerah yang lebih luas. Para pejabat daerah mengincar kesepakatan dagang yang mampu membuka akses distribusi produk Sumbawa Barat ke pasar nasional.

Tenun Khas Jadi Daya Tarik Budaya

Dinas Koperindag mengawal unjuk karya peragaan busana tenun khas Sumbawa Barat dalam ajang tersebut. Langkah ini bertujuan mengenalkan mahakarya warisan budaya ke kancah nasional.

Perpaduan antara produk modern dan warisan budaya diharapkan mampu menarik minat investor dari berbagai sektor. Stan pameran dirancang untuk menceritakan seluruh potensi investasi yang dimiliki daerah.

"Kami menceritakan seluruh potensi investasi Sumbawa Barat kepada para investor nasional," tegas Mujiburrahman.

Investasi Swasta Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi

Mujiburrahman menekankan pentingnya peran investasi swasta sebagai mesin pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah menjadi pilar utama penopang pembangunan.

"Dua pilar ini akan meningkatkan perekonomian masyarakat Sumbawa Barat secara berkelanjutan," pungkasnya.

APKASI Expo sendiri merupakan ajang tahunan yang mempertemukan pemerintah kabupaten/kota se-Indonesia dengan calon investor. Partisipasi Sumbawa Barat tahun ini menjadi ujian sekaligus peluang untuk menarik modal yang selama ini mungkin belum terpetakan.

Reporter: Okta Nugraha
Sumber: ntbsatu.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top