Gubernur NTB Hentikan Tradisi Pemutihan Pajak, 219.757 Wajib Pajak Disiplin Ikut Undian Emas 5 Gram

Penulis: Taufik Rahman  •  Senin, 20 Juli 2026 | 15:38:01 WIB
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal resmi menghentikan tradisi pemutihan pajak yang dinilai menimbulkan moral hazard bagi wajib pajak tidak taat.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa program pemutihan pajak yang selama puluhan tahun diterapkan justru memberikan insentif kepada kelompok wajib pajak yang tidak taat. Data evaluasi menunjukkan bahwa penerima manfaat pemutihan dari waktu ke waktu cenderung berasal dari orang yang sama.

"Selama ini kita, orang sudah jelas tidak bayar pajak selama bertahun-tahun, lalu kita putihkan. Artinya kita memberikan insentif kepada orang yang tidak taat pajak justru. Dan mazhab ini berlaku bertahun-tahun bukan hanya di NTB juga di banyak daerah lainnya. Menurut saya itu menyebabkan terjadinya moral hazard," ungkapnya.

Menurut statistik yang ada, pola ini menciptakan ketidakadilan bagi masyarakat yang secara konsisten memenuhi kewajiban perpajakannya. Kebijakan baru ini sekaligus mengakhiri praktik yang dinilai memicu moral hazard tersebut.

Emas sebagai Hadiah: Nilai Investasi Jangka Panjang

Pada tahun 2026, Pemprov NTB meningkatkan bentuk apresiasi dengan menghadiahkan logam mulia kepada wajib pajak yang memenuhi kriteria. Sebelumnya, pada tahun 2025, insentif diberikan dalam bentuk potongan pajak bagi mereka yang membayar tepat waktu.

Plt Kepala Bapenda Provinsi NTB Baiq Nelly Yuniarti menjelaskan, sepanjang periode 1 Januari hingga 30 Juni 2026 terdapat 375.742 wajib pajak yang telah membayar Pajak Kendaraan Bermotor. Dari jumlah tersebut, sebanyak 219.757 wajib pajak dinyatakan memenuhi syarat mengikuti undian karena tidak memiliki tunggakan maupun denda.

"Hadiah emas ini merupakan bentuk penghargaan kepada masyarakat yang disiplin memenuhi kewajiban perpajakannya. Kami berharap program ini semakin mendorong kesadaran masyarakat untuk membayar pajak tepat waktu," ujar Baiq Nelly.

Pemenang Sempat Kira Panggilan Gubernur Adalah Penipuan

Momen paling dinanti terjadi ketika pengundian hadiah utama berupa emas murni seberat lima gram dilakukan secara digital. Nama Ropiatul Aini, warga Masbagik Selatan, Kabupaten Lombok Timur, keluar sebagai pemenang.

Suasana berubah hangat ketika Gubernur melakukan panggilan video langsung kepada Ropiatul Aini. Awalnya, ia mengaku sempat mengira panggilan tersebut merupakan modus penipuan. Setelah dipastikan bahwa dirinya benar-benar menjadi pemenang, Gubernur menjelaskan bahwa hadiah emas tersebut dapat diambil di Kantor Samsat Selong dengan menunjukkan KTP dan STNK.

Selain hadiah utama, Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri turut mengundi dua pemenang emas lainnya.

Manfaat Sosial: Bantuan untuk Disabilitas dan Perusahaan Taat Pajak

Kegiatan tersebut tidak hanya memberikan apresiasi kepada wajib pajak, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial. Pemerintah Provinsi NTB bersama Baznas Provinsi NTB menyalurkan bantuan usaha kepada penyandang disabilitas.

Di sisi lain, pemerintah juga memberikan pembebasan Pajak Kendaraan Bermotor hingga 100 persen bagi penyandang disabilitas sesuai ketentuan yang berlaku. Pada kesempatan yang sama, penghargaan turut diberikan kepada sejumlah perusahaan yang secara konsisten memenuhi kewajiban perpajakan tepat waktu sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya terhadap pembangunan daerah.

Reporter: Taufik Rahman
Sumber: ekbisntb.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top