SELONG — Pencarian terhadap Amaq Sehar (53), nelayan asal Timba Lindur, Desa Suryawangi, Kecamatan Labuan Haji, Lombok Timur, berakhir tragis pada hari pertama operasi. Korban ditemukan dalam kondisi mengambang di perairan Laut Rambang sekitar pukul 08.00 WITA oleh nelayan setempat yang tengah memancing.
“Saat sedang memancing, saksi melihat korban dalam kondisi mengambang,” ujar M. Darwis, Koordinator Pos SAR Kayangan, yang mewakili Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi.
Nelayan yang menemukan korban segera mengevakuasi jasad Amaq Sehar menggunakan sampan menuju Tanjung Luar. Tim SAR gabungan yang saat itu masih melakukan pencarian langsung berkoordinasi dan bergerak menuju lokasi penemuan.
Setibanya di Tanjung Luar, tim SAR gabungan memindahkan jenazah ke dalam ambulans untuk diserahterimakan kepada pihak keluarga. Operasi SAR melibatkan belasan unsur, termasuk Pos SAR Kayangan, Polairud Polres Lombok Timur, Polairud Polda NTB, POSAL Tanjung Luar, Babinkamtibmas dan Babinsa Tanjung Luar, Damkarmat Lombok Timur, Unit SAR Lombok Timur, Puskesmas Labuhan Haji, Pol PP, BPBD Lombok Timur, serta nelayan dan warga setempat.
Korban dilaporkan terjatuh dari perahunya saat tengah melaut di perairan Pantai Suryawangi pada Selasa (14/7/2026). Laporan hilangnya Amaq Sehar langsung diterima oleh Pos SAR Kayangan, yang kemudian mengerahkan tim gabungan untuk melakukan pencarian sejak pagi hari.
Pencarian hari pertama membuahkan hasil setelah nelayan setempat menemukan jasad korban di perairan Laut Rambang. Jarak antara lokasi kejadian dan titik penemuan korban tidak disebutkan secara pasti oleh otoritas setempat.