SUMBARWA BARAT — Rapat paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kaharuddin Umar itu dihadiri oleh Wakil Ketua II DPRD Merliza, S.Sos.I., M.M., serta Bupati H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si. Keduanya turut mendampingi prosesi penandatanganan dokumen strategis yang mengakhiri rangkaian pembahasan panjang antara Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah.
Pemerintah daerah menargetkan langkah ini mampu memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah melalui berbagai program prioritas. Selain itu, kebijakan fiskal yang tertuang dalam KUA-PPAS dirancang agar tetap responsif terhadap dinamika ekonomi, sosial, dan kebutuhan riil warga Sumbawa Barat.
“Kami mengawal setiap rupiah dalam APBD agar menghasilkan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat,” ujar Kaharuddin dalam sambutannya, Jumat (26/6).
Dalam kesempatan itu, Kaharuddin memberikan sejumlah catatan penting kepada pihak eksekutif. Ia meminta agar pemerintah daerah mempercepat penanganan kemiskinan dan meningkatkan mutu pelayanan dasar bagi masyarakat. Pemerataan pembangunan wilayah serta penguatan kualitas sumber daya manusia juga disebut perlu mendapat perhatian serius.
“Eksekutif harus mengeksekusi seluruh program kerja secara profesional dan tepat sasaran,” tambahnya.
Ketua DPRD menilai sinergi yang kuat antara legislatif dan eksekutif menjadi kunci utama kesuksesan pembangunan daerah. Kesepakatan KUA-PPAS ini sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam menetapkan arah kebijakan perubahan anggaran yang berpihak pada rakyat.
Pemkab Sumbawa Barat optimistis program-program hasil kesepakatan mampu membawa dampak nyata bagi kemajuan Bumi Pariri Lema Bariri. Langkah ini disebut sebagai motor penggerak kesejahteraan masyarakat menuju visi besar KSB Maju Luar Biasa.